Terapi Menghilangkan Keloid

TRIBUNNEWS.COM - Keloid didapatkan ketika sel yang membentuk jaringan baru akibat luka, tumbuh melebihi luka yang sesungguhnya, sehingga didapatkan bekas luka yang timbul. Keloid bahkan bisa besar melebihi luka sesungguhnya yang membuat individu yang memiliki keloid tersebut menjadi merasa tidak nyaman dan menimbulkan gangguan kosmetik.

Sangat penting untuk mencegah terjadinya luka baru yang bisa menimbulkan keloid baru. Sejauh ini terapi untuk keloid yang sudah ada adalah dengan menggunakan injeksi kortikosteroid pada bekas luka, hal ini bisa efektif sampai sekitar 70 persen. Tetapi, angka kekambuhan juga cukup tinggi bisa mencapai 50 persen.

Jalan lain bisa dengan eksisi luka yang bisa dilakukan dengan kombinasi terapi medikasi pasca operasi. Akan tetapi, kemungkinan timbul kembali juga sangat besar, lainnya yang bisa dilakukan adalah cryosurgery, terapi radiasi, gel silikon, bahkan terapi interferon.

Lebih baik segera temui dokter kulit Anda, memperlihatkan pada dokter Anda kondisi keloid Anda.

"Bagaimanapun juga, terapi dari keloid akan tergantung dari besarnya ukuran keloid, kedalaman serta lokasi dan tentu saja respon dari terapi sebelumnya yang sudah digunakan sangat mempengaruhi untuk pertimbangan terapi yang akan digunakan dan tentu saja mengetahui faktor predisposisi dari keloid Anda," jelas dr.Intan Airlina Febiliawanti.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.