Waspada, Ini Dia Ciri-ciri Pria Temperamental

Siapa sih yang mau menghabiskan sisa hidup bersama pria temperamental? Sayangnya, terkadang sifat temperamental pria tidak tampak di awal hubungan. Supaya tidak sampai salah pilih, ini dia ciri-ciri seseorang yang memiliki emosi tidak stabil.

1. Mudah tersinggung

Tak jarang emosinya terpancing hanya karena masalah sepele. Ia menjadi supersensitif terhadap topik-topik yang menyudutkannya. Misalnya kesalahan kecil yang pernah ia lakukan dan sebagainya.

2. Tak menerima keadaan
Hidup selalu berputar. tak jarang keberuntungan tidak berpihak padanya. namun ia selalu menyangkal hal tersebut. Alih-alih introspeksi diri, ia malah sibuk menyalahkan siapa saja yang bisa ia tunjuk.

3. Cemburu dan mengontrol

Ciri-ciri ini akan mulai terlihat jika hubungan telah lama berjalan. Ia mulai membatasi ruang gerak Anda. Mengontrol seluruh kegiatan, termasuk orang-orang yang berada di lingkungan Anda. Ia pun tak ragu melampiaskan kemarahannya, jika Anda tak mau menuruti kata-katanya.

4. Menuntut hal-hal yang berlebihan
Tak ada manusia yang sempurna, termasuk Anda. Jadi jika pasangan mulai menuntut hal-hal yang berlebihan atau tidak masuk akal, sebaiknya mulai waspada. Ia ingin Anda menjadi wanita sempurna versinya sendiri, tanpa memikirkan perasaan Anda.

Jika pasangan mulai menunjukkan perilaku seperti di atas, sebaiknya mulai waspada. Apalagi, pria temperamental tidak ragu-ragu menyakiti pasangannya secara fisik maupun mental. Jangan sia-siakan hidup Anda, lebih baik berikan cinta Anda pada orang yang lebih berharga.

BACA JUGA:

Bagaimana mengetahui saat pasangan sedang berbohong?
Enam kebiasaan yang merusak pernikahan
Ketika BBM, YM, dan SMS jadi sumber konflik asmara
Sifat-sifat wanita yang dibenci pria
Enam jurus menghadapi pacar pencemburu

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.