Yang Merugikan Bagi Vagina

Ghiboo.com - Wanita memang sangat peduli terhadap kecantikan.


Tak hanya perawatan kecantikan di wajah saja, area intim pun tak luput dari perhatian.


Kini, perawatan kecantikan vagina sedang nge-tren. Jadi Anda siap untuk ikut tren tersebut, maka bersiaplah untuk mengalami risiko berbahaya bagi kesehatan.


Berikut tren kecantikan bagi Miss V yang berbahaya, dilansir dari Health.com (9/1).


Mengecat bulu kemaluan. Kulit di area kemaluan jauh lebih mudah iritasi karena sangat sensitif dibandingkan kulit kepala Anda. Jadi, pikirkan ulang sebelum mewarnai bulu kemaluan demi mencegah terjadinya iritasi di daerah Miss V.

Bleaching. Bleaching atau pemutihan sengaja di lakukan wanita agar memiliki kulit yang lebih cerah di sekitar vagina. Sayangnya, bleaching dapat menyebabkan kulit iritasi, melepuh bahkan sulit buang air besar. "Jika dilakukan dengan tidak benar, ada kemungkinan risiko terkena herpes atau infeksi bakteri," jelas dermatolog Doris Day.

Brazilian waxing. Menghilangkan hampir semua bulu kemaluan bukanlah ide yang baik. Sadarkah Anda bahwa bulu kemaluan memberikan perlindungan bagi vagina Anda? "Waxing dapat mengangkat atau merobek kulit halus, yang menyebabkan rambut tumbuh ke dalam, timbul ruam dan infeksi," tegas Dr. Libby Edwards, MD, chief

of dermatology di Carolinas Medical Center, Carolina.

Tindik vagina. Tak hanya di telinga atau hidung saja. Tren tindik yang cukup nyeleneh juga dilakukan di sekitar vagina. Tentu saja risiko terkena infeksi sangat besar, mengingat area intim Anda sangat sensitif. Waspadai juga risiko pembengkakan dan kemerahan.

BACA JUGA :
Jeans Ketat berbahaya Bagi Organ Intim Wanita
Penyebab Nyeri Pada Vagina 
Bolehkah Berenang Saat Haid?
Manfaat Bercinta Bagi Organ Intim Wanita
Penyebab Vagina Kering

Memuat...

Tanya Dokter

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.